Galau
Tulisan ini sudah lama kubuat (2011) dan baru sekarang kuposting.
Ini merupakan gambaran tentang diriku..tapi ada yang harus diralat sedikit. Tidak semua hal sebenarnya yang ingin kulakukan, tapi hanya beberapa yang menurutku akan mampu kulakukan...dan setelah dilakukan maka secera seleksi alam akan gugur satu persatu dan aku akan memilih yang paling kompeten menurutku...
So... inilah aku
Aku Jano, aku punya banyak
impian yang kadang terpikir olehku aku ini orang yang serakah, ambisius, atau
karena aku merasa potensi diri yang kumiliki belum maksimal kumanfaatkan??? Apa
yang kumiliki sekarang secara materi sudah cukup, tetapi otakku rasanya belum
mau berhenti berpikir mencari berbagai peluang yang mampu kulakukan dan uang
adalah bonus dari usahaku itu.
Akupun sering berpikir,
apa sebenarnya yang kucari??? Namun jawabnya selalu aku tidak mencari apa-apa,
selain hanya memanfaatkan potensi diri dan uang adalah bonus dari usaha itu.
Jika membaca buku, aku
ingin bisa menjadi penulis. Jika melihat pengusaha sukses, maka aku ingin
menjadi pengusaha. Semua impian rasanya mungkin untuk direalisasikan, sampai
aku bingung akan fokus kemana? Aku ingin menjadi pengusaha (enaknya usaha
apa??semua punya peluang…) aku juga ingin jadi penulis (tapi ternyata lebih
sulit daripada jadi pengusaha…menurutku). Mungkin benar otak kanan umumnya
lebih lemah dari otak kiri (itu padaku lho).
Sekarang kutahu yang
kumau, aku akan jadi pengusaha saja sedangkan menulis akan kutekuni sebagai
hobi sambil terus mengasah kemampuan menulisku yang masih payah. Kehausan untuk
menulis bisa kuobati dengan banyak membaca karya-karya para penulis yang sudah
senior.
Sebenarnya Jano adalah
tokoh ehm bukan tokoh tepatnya hanya sebuah nama karangan. Kenapa Jano? Apa
artinya Jano? Jano hanya sebuah nama karangan..betul-betul karangan yang muncul
begitu saja di kepalaku, jadi Jano tidak memiliki arti dan tidak memiliki
alasan. Jano lahir begitu saja, tapi cukup mewakili seseorang.
Sidoarjo, 10 September 2011
Comments
Post a Comment